MasyaAllah, Ternyata Ada Pasukan HAMAS Didikan KOPASSUS Prabowo

zukinofr

BENANG MERAH PRABOWO DAN
HAMAS PALESTINA
TERIMA KASIH PAK PRABOWO,
DIANTARA PASUKAN HAMAS
TERDAPAT MANTAN DIDIKAN
PUSDIK PASSUS BATUJAJAR
Bahkan Menlu Amerika Mengakui
Pasukan Hamas Lebih Elit
Daripada Militer Israel. Menlu AS
John Kerry mengatakan kini Israel
tahu Hamas tidak lagi diperkuat
prajurit amatiran seperti tahun
2008.
“Sejauh ini, Israel tidak berhasil
melumpuhkan Hamas,” ujar Kerry,
dalam wawancara dengan CNN.
“Hamas menggunakan terowongan
untuk menyergap dan menangkap
tentara dan menembakan roket ke
Israel,” lanjutnya.
Menurut Kerry, Hamas dan faksi-
fasi militernya seolah menemukan
cara baru mengatasi Israel ketika
melihat pasukan zionis mengubah
taktik serangannya. Salah satunya,
masih menurut Kerry, penggunaan
roket jarak jauh.
“Seorang tentara Israel
mengatakan Hamas sedang
bertempur seperti Hizbullah tahun
1980-an dan 1990-an, atau
perang Hizbullah-Israel di
Lebanon tahun 2006,” lanjut Kerry.
Perubahan ini terlihat di Shaja’ia.
Israel menyerbu dengan taktik
konvensional. Hamas meladeni
dengan satu set ketrampilan, yang
mungkin tidak pernah
dibayangkan Israel.
Siapa Pasukan Hamas ini? siapa
yang melatih mereka, ketika kami
menghubungi rekan rekan di
Pasukan Khusus Jordania, betapa
kami terkejut mendapatkan kabar
bahwa sebagian dari Pasukan
Komando Jordania yang pertama
kali dididik dan dibentuk Oleh
Kopassus ikut bergabung dengan
Hamas dan Fatah serta melatih tak
tik baru buat Hamas.
Pada Tahun 90an Prabowo pernah
membawa, melatih dan
membentuk Pasuk Komando
Jordania dengan Komandan nya
adalah Pangeran Abdullah yang
merupakan sahabat Karib beliau…
mereka di bekali dengan berbagai
keterampilan Pasukan Komando,
mulai dari Gerilya Kota, Hutan,
Pertempuran Jarak dekat,
Observasi, Patroli Buru, Anti
Gerilya.
“Tahun 2008, Hamas hanya
pasukan yang suka berparade di
jalan-jalan Gaza, tapi gagal
menghentikan pasukan Israel,”
“Hamas yang sekarang, dengan
banyak sayap militernya, adalah
pasukan dengan taktik komando.
Mereka tahu bagaimana
memanfaatkan setiap jengkal
wilayah Jalur Gaza. tidak hanya
itu, saat ini Hamas
menyembunyikan profil-nya
dengan tidak banyak berparade di
jalan-jalan.”
Mereka banyak membangun
Terowongan dan digunakan
sebagai Pos Observasi, setiap
jengkal Wilayah Gaza mereka
membuat Peta Jarak serta Jalan
Pelolosan serta menyiapkan
penghadangan… terbukti kemarin
Hamas membuat jebakan terhadap
pasukan Israel dan langsung
melaksankan operasi Penyekatan
dari Bala Bantuan Israel.
Saat ini Pasukan Hamas sedang
mempersiapkan anggotanya untuk
melakukan Infiltrasi dari Laut dan
Membaca Peta Kompas Laut.
Jika anda datang ke perbatasan
Jordania dan Palestina kemudian
anda menggunakan Kopiah Hitam,
maka anda akan langsung ditanya
oleh mereka, Soekarno dan
Prabowo?
http://
http://www.pkspiyungan.org/2014/07/
masyaallah-ternyata-ada-
pasukan-hamas.html?
utm_source=twitterfeed&utm_medi
um=twitter

Video Pemuda yang Sempat Bersyahadat Sebelum Ditembak Mati Penjajah

zulkinofr

Seorang pemuda yang ditembak
sniper penjajah zionis ‘Israel’
bersyahadat sebelum ditembak
untuk kedua dan ketiga kalinya
hingga ia meninggal. Pemuda yang
terekam ditembak mati oleh
penembak jitu penjajah itu adalah
Salem Shamaly, usia 20 tahun, di
kamp Asy-Syujaiyyah, Gaza.
Rekaman tersebut diambil saat
penjajah membantai kamp Asy-
Syujaiyyah pada hari Ahad pagi.
Salem hilang selama dua hari. Ia
berhasil diidentifikasi setelah
orangtua dan saudara-saudaranya
menyaksikan video mengerikan
tersebut.
Seorang blogger asal Gaza yang
kini tinggal di Inggris, menceritakan
kisah bagaimana Salem
diidentifikasi. “Ketika mengirim info
di Twitter mengenai seorang teman
yang kehilangan seluruh
keluarganya, aku melihat pesan
Twitter yang dikirim berkali-kali dari
Mohammed Alqattawi kepada Joe
Catron mengenai hal mendesak.
Catron adalah relawan internasional
dan jurnalis yang merupakan saksi
mata dalam pembunuhan tersebut.
Ternyata Alqattawi mengatakan
bahwa keluarganya sudah dua hari
mencari sepupunya di Asy-
Syujaiyyah. Kemudian ketika
menonton video di atas tersebut, ia
menyadari bahwa itu adalah Salem,
sepupunya.
Ketika ia menonton video tersebut,
ibu dan saudara perempuan Salem
langsung mengenali suara Salem.
Ayahnya pun langsung berlari
menonton putranya bersyahadat
sebelum ditembak mati oleh sniper
penjajah. Salem adalah satu-
satunya anak laki-laki di
keluarganya, ia memiliki tujuh
saudara perempuan.
Menurut Joe Catron, “Kami baru
saja menyaksikan seseorang
dibunuh di depan kami. Ia sedang
mencari keluarganya dan khawatir
mengenai mereka. Tetapi ia
ditembak sniper dan saat terjatuh di
tanah, ia masih terus ditembaki.
Kami tidak punya pilihan selain
mundur. Kami tidak bisa
mencapainya karena peluru terus
menerus ditembakkan. Asy-
Syujaiyyah berubah menjadi
semacam reruntuhan berasap. Kami
juga baru saja melewati dua
ambulans yang dibom.” *
(Electronic Intifada|Sahabat Al-
Aqsha)muslim mina

RAKYAT INDONESIA WAJIB BACA*Pidato Mantan Presiden Bush Tentang Indonesia (Menakutkan)

https://lh4.googleusercontent.com/-KXk5pRb8rVg/U8Gpd1oDXbI/AAAAAAAACGM/1Z0n3rMIhKQ/w1280-h800-p-k/f5113bec-589e-41ed-a81b-3bc3eef79ef9

Selamat Menyimak.
Kepada yang terhormat Direktut
CIA, FBI, Direktur Bank Dunia, ADB,
IMF, CEO Haliburton, Exxon Mobil,
Freeport, Bangkir-bankir
Internasional, dan semua yang
telah membantu kami membiayai
perang Irak, Afganistan, serta
menyebarluaskan kakuasaan
Imperium Global, Direktur media
dan televisi CNN, ABC, NBC, yang
telah membantu propaganda kita,
kami ucapkan terima kasih.
Hari ini adalah hari yang sangat
penting karena pada hari ini saya
akan melaporkan keadaan
Indonesia, negeri yang mayoritas
penduduknya Islam, yang dulu kita
takuti itu, sekarang sama sekali
tak berdaya di hadapan kita.
Karena kini tak ada satupun yang
perlu kita takutkan dari negeri itu,
laporan Intelejen mengatakan
bahwa tak ada satupun bahaya
potensial yang akan menggangu
kepentingan kita di negeri itu.
Kita tidak perlu takut kepada
angkatan bersenjata mereka,
karena senjata yang mereka
gunakan adalah kiriman dari
negeri kita, lihatlah ketika kita
jatuhkan embargo senjata,
tentara-tentara mereka seperti
maung ompong ha ha ha ha
(penonton tertawa), yang lebih
lucu lagi kemarin presidennya
sendiri yang memelas pada kita
untuk menghentikan embargo itu
ha ha ha. (penonton tertawa)..
kasihan-kasihan.
ketawa-bush3Tak perlu takut pada
generasi mudanya, rupanya faham
materialisme, budaya konsumtif,
hedonisme, individualisme yang
kita ajarkan itu lewat iklan-iklan
kita, tayangan-tanyangan televisi
kita, film-film kita, propaganda-
propaganda kita, sudah tertanam
pada hati dan pikiran sebagian
besar dari mereka, jangankan
memikirkan negeri atau umatnya
lebih-lebih agamanya, kini mereka
hanya memikirkan kesenangan diri
mereka sendiri, bayangkan saja
Negara semiskin itu penduduknya
menempati urutan tertinggi dalam
urusan berbelanja baju ke
Singapura, mengalahkan Jepang,
Australia dan Cina sekalipun. ha
ha ha (penonton tertawa ).
Tak perlu takut tentang pelajar-
pelajarnya, karena mahasiswa-
mahasiswa terbaiknya selalu kita
rekrut dan kita pekerjakan di
perusahaan-perusahaan minyak
atau tambang kita, dan kita
menyuap mereka dengan gaji yang
besarnya sama dengan loper
koran di negeri kita ha ha ha.
( penonton tertawa ). Bayangkan
orang-orang terbaiknya hadirin.
ketawa-bush4Tak perlu takut
kepada pemimpin politik dan
pejabatnya, karena sebagian besar
dari mereka adalah orang yang
gila jabatan dan sangat mudah
untuk di suap, untuk uang dan
jabatan, mereka bisa kita minta
untuk melakukan apa saja sesuai
keinginan kita. ha ha ha ha
( penonton tertawa ).
Tunggu, tunggu, ada kabar yang
lebih menggembirakan lagi,
menurut laporan Intelejen yang
saya terima, bahwa umat Islam di
sana telah terkotak-kotak menjadi
banyak kelompok dan golongan.
Tiap-tiap kelompok menjatuhkan
yang lain dan mengganggap
kelompoknya yang lebih baik dari
yang lain, ada bibit kebencian
yang besar di antara mereka yang
dapat kita manfaatkan. sangat
mudah bagi Intelejen kita yang
berpengalaman untuk mengadu
domba diantara mereka.
ketawa-bush5Hutang mereka
sudah sangat besar dan hampir
mustahil bisa mereka bayar, 22%
APBN mereka habis untuk
membayar hutang kepada kita,
sehingga mengurangi anggaran
pendidikan mereka, kesehatan
mereka, dan pelayanan sosial
mereka. Sehingga di negeri itu
banyak penduduknya yang
kelaparan, miskin, sakit dan tak
mampu berobat, ini merupakan
keuntungan bagi kita. Karena
semakin lama jika kondisi tidak
berubah, maka akan tercipta
generasi yang lemah dari negeri
itu, yang tidak akan mampu
melawan kita, seperti yang selama
ini kita harapkan.
Kekayaan negeri mereka hampir
semuanya kita kuasai, lebih dari
96 % ladang minyak mereka telah
kita miliki, tambang batu-bara,
tembaga, emas, yang beroperasi
di negeri itu hampir semuanya
adalah milik kita. Lebih dari itu
mimuman-minuman, makanan-
makanan, buku-buku, walau
banyak yang ngopi, komputer-
komputer, software-soffware
mereka, walau banyak yang
ngebajak, bahkan odol dan sabun
yang mereka gunakan adalah
produksi perusahaan-perusahaan
kita. ha ha ha (penonton tertawa),
….Indonesia merupakan ladang
dollar kita yang harus tetap kita
pertahankan bagaimanapun
caranya, 200 juta lebih penduduk
negari itu merupakan konsumen
bagi produk-produk perusahaan
kita.
Singkat kata Indonesia telah kalah
dari kita baik dari segi ekonomi,
militer, politik, budaya, teknologi,
dan lain-lain dan lain-lain.
Untuk menjaga agar kondisi ini
tetap berlangsung, maka saya
sarankan agar lebih
mengefektifkan promosi budaya
konsumtif dan hedonisme kepada
mereka, kepada agen-agen CIA
agar memecah belah umat
Islamnya, tebarkan kecurigaan dan
fitnah di antara mereka, biar
mereka terus berkelahi dan tidak
punya waktu untuk melawan
Imperialisme kita, terus rekrut
generasi muda terbaiknya agar
bekerja untuk perusahaan-
perusahaan kita, sehingga tidak
akan banyak gerakan yang
menentang kita.
Sebelum mengakhiri pidato ini,
saya ucapkan terima kasih atas
kerja sama yang luar biasa ini,
kepada seluruh pihak yang telah
ikut serta membantu usaha kita,
Perusahaan-perusahaan
Multinasional, Televisi dan Media
masa, Bank Dunia, IMF, CGI,
Negara-Negara sekutu, Economic
Hit Man, Mafia Berkeley, yang
terhormat Para Pejabat Korup
Indonesia. Dan lain-lain, dan lain-
lain.
Sekian dan terima kasih.
President USA
Pidato Mantan Presiden Bush
Tentang Indonesia (Menakutkan)
9 Out Of 10 Based On 10 Ratings.
9 User Reviews.
ARTIKEL INI SAYA COPY DARI
WEB BERIKUT
SUMBER: http://goo.gl/3xooiC
TIPSBIDAN.COM

Intelijen AS: 10 Tahun Lagi Tak Ada ‘Israel‘

zulkinofr

Nazaret – Infopalestina: Sebuah
laporan terbaru dari badan intelijen
Amerika bahwa entitas ‘Israel‘ akan
hilang dan warga Yahudi akan
kembali ke negeri asal mereka
sebelum ke Palestina dengan jumlah
sangat besar. Ada setengah juta
warga Afrika di Israel akan kembali
ke negeri mereka dalam jangka waktu
10 tahun ke depan disamping ada
satu juta warga yahudi Rusia serta
jutaan lainnya dari Eropa.
Seperti dilansir situs keamanan
Almajd, laporan yang dibuat oleh 16
badan intelijen Amerika itu adalah
laporan bersama dengan judul
“Persiapan Menghadapi Timur
Tengah di Era Pasca Habisnya Israel”
bahwa berakhirnya Negara entitas
Israel di Timur Tengah menjadi
kepastian.
Laporan mengisyaratkan, naiknya
kelompok Islam di Negara-negara
tetangga Israel, terutama di Mesir
telah menciptakan perasaan
ketakutan dan kekhawatiran kepada
Israel dan menjadikan mereka
ketakutan atas masa depan mereka
dan masa depan anak-anak mereka.
Karena itu, proses eksodus balik
yahudi ke negeri asal sudah dimulai.
Laporan menegaskan, ada penurunan
drastis tingkat kelahiran di kalangan
Israel dibanding meningkatnya
kelahiran warga Palestina. Ada
sebanyak 500 ribu warga Israel yang
memegang paspor Amerika.
Sementara mereka yang belum
mengantongi paspor Amerika atau
Eropa, kini mereka sedang
memproses penerbitan paspor
tersebut, seperti yang ditegaskan
oleh pakar hukum internasional
Franckin Lamb dalam wawancaranya
dengan televise Press.
Alternatifnya, akan ada sebuah
Negara multi entis dan agama.
Gagasan Negara berdasarkan entitas
murni Yahudi akan padam karena elit
entitas Zionis sendiri tidak bisa
mewujudkannya hingga sekarang.
Laporan intelijen Amerika ini disebut
sangat rahasia sehingga dibakar.
Kandungan isinya berhasil diungkap
dan bahkan intelijen Amerika CIA
meragukan Israel akan bisa bertahan
sampai 20 tahun ke depan.
Laporan yang juga merupakan hasil
studi itu memprediksi para
pengungsi Palestina yang terusir
akan kembali ke tanah air mereka di
Palestina yang kini terjajah. Ini yang
pasti akan mengusir dan
mengembalikan sekitar 2 juta warga
Yahudi dari Israel ke Amerika dalam
waktu lima tahun mendatang.
Studi juga memprediksi lebih dari 1,5
juta Israel akan eksodus ke Rusia
dan sebagian Negara Eropa
disamping menurunnya tingkat
kelahiran warga Israel sementara
warga Palestina mengalami
peningkatan kelahiran. Sehingga
bersamaan dengan berjalannya
waktu, jumlah warga Palestina
semakin bertambah.
Lamb mengisyaratkan, perlakuan
Israel terhadap warga Palestina,
terutama di Jalur Gaza akan
menyebabkan perubahan opini public
Amerika soal dukungan kepada Israel
yang berbeda dibanding dengan 15
tahun yang lalu.
Sebagian anggota Kongres Amerika
sudah diberi tahu soal hasil studi ini.
Dalam statemen terbarunya yang
cukup mengundang polemic, Henry
Kissinger, mantan Menlu Amerika
yang merupakan peletak dasar teori
dan arsitek politik luar negeri
Amerika yang dikenal sangat kental
mendukung Israel secara absolut,
bahwa 10 tahun lalu tidak akan ada
Negara yang bernama Israel, yakni
tahun 2022 Israel tidak akan ada
lagi.
Asisten Kissinger, Tara Butzbaugh
berusaha menepis statemen tersebut
setelah mengundang kekecewaan di
kalangan Zionis dan
mengkhawatirkan mereka. Namun
seorang editor di harian New York
Post, Sandy Adams menegaskan
bahwa statemen Kissinger yang
dilansir sangat teliti dan kata-kata itu
dikutip secara tekstual.
Sebelumnya, mantan kepala Badan
Intelijen Mossad Israel, Meir Dagan
mengatakan dalam wawacaranya
dengan Jerusalem Post pada April
2012 bahwa, “Kami sudah di bibir
tebing kehancuran. Saya tidak
menyampaikan ini berlebihan dan
saya tidak bilang ini tragedy. Namun
kami saat ini menghadapi berbagai
prediksi buruk apa yang akan terjadi
di masa mendatang. (bsyr)

Media ‘Israel’: Perubahan Regional Jadikan Hamas Makin Aro

zulkinofr

Agresi ‘Israel’ ke Jalur Gaza kali ini
berangkat dari empat asumsi yang
semuanya salah. Para penentu
kebijakan ‘Israel’ di Tel Aviv meyakini
bahwa lepasnya sekutu-sekutu di
kawasan regional seperti Suriah dan
Iran, ditambah lagi rekonsiliasi
Palestina yang akhirnya tidak
memberikan dampak positif apapun
kepada Hamas sehingga gerakan ini
dianggap mengalami kondisi paling
lemah sejak dididikan pada
Desember 1987. Inilah asumsi ‘Israel’
ketika mengawali perang ke Gaza.
Bahkan Benjemen Netayahu
mengasumsikan kondisi Hamas akan
bisa dikuasasi dan bisa dikendalikan
di saat perang, bahkan masa
berakhirnya perang itu bisa
ditentukan sesuai dengan
kepentingan ‘Israel’. Sebelum perang
digelar, ‘Israel’ sangat bernafsu
menggelar agresi untuk segera
memetik kemenangan karena rezim
Mesir membantu memblokade Hamas
di Jalur Gaza dan menghancurkan
terowongan-terowongan di bawah
tanah. Kekuatan militer Hamas
dianggap melemah, terutama gudang
roket-roketnya yang berjarak
menengah.
Di perang November 2012, ‘Israel’
mengklaim menghancurkan gudang
roket Hamas jenis Fajr 5 yang
disuplai Iran dan mereka hanya
memiliki beberapa puluh roket
sisasnya seperti M 75 buatan lokal.
Dalam perjalanan pertempuran,
ternyata prediksi Tel Aviv itu tidak
akurat. Perang Mesir terhadap
terowongan dan usaha mereka
menutup semua pintu penyelundupan
senjata ke Gaza memberikan hasil
berbalik. ‘Israel’ baru sadar bahwa
penghancuran terowongan bawah
tanah mendorong Brigade Al-
Qassam, sayap militer Hamas
kemudian mengandalkan kemampuan
internal dalam mengembangkan dan
mengkloning jenis-jenis roket baru
dengan jangkauan lebih jauh dan
hulu ledak lebih mematikan.
‘Israel’ sebelumnya meyakini jarak
roket Hamas terjauh hanya bisa
menjangkau Tel Aviv dan Al-Quds
terjajah. Namun ternyata bisa
menjangkau lebih jauh.
Untuk pertama kalinya Hamas
menggunakan roket R160 atau
menembus jarak 160 KM dan
membawa hulu ledak seberat 245 kg
bahan ledak. R160 mengungguli
roket buatan Iran Fajr 5 yang diyakini
‘Israel’ sudah dihabisi gudangnya
oleh Mesir dan sudah tidak tersedia
lagi karena ditutup terowongannya.
Roket-roket Hamas pun bisa
menembus kota Haifa sehingga
sekitar 3,5 juta warga penjajah
Yahudi dalam ancaman roket Hamas.
Kini Mesir tidak lagi bisa menjadi
mediator antara Hamas dan ‘Israel’.
Sebab selama ini Mesir sudah
terbukti menjadi alat bagi ‘Israel’,
tegas pengamat ‘Israel’ di Yediot
Aharonot, Rony Ben Yasha. Sikap
Kairo ini dianggap tidak berpihak
kepada ‘Israel’ sebab Netanyahu saat
ini sangat membutuhkan mediator
untuk menghentikan pertempuran ini.
Hal ini diamini oleh sejumlah
pengamat ‘Israel’ lainya di media-
media ‘Israel’ seperti Haaretz.
Bahkan kata pengamat ‘Israel’ Oreih
Shavet, blokade Jalur Gaza selama
ini tidak sesuai harapan ‘Israel’.
Bahkan Hamas semakin kuat, sadis
dan brutal. Karena Hamas saat
diyakini berteperang untuk mencari
eksistensi mereka bukan hanya
bertahan. Gadon Leivi, pengamat
‘Israel’ lainnya mengecam pemerintah
Netanyahu yang berperang berangkat
dan asumsi salah bahwa Hamas akan
bersikap seperti perkiraan ‘Israel’.
Menurutnya, reaksi Hamas dianggap
wajar terhadap usaha ‘Israel’ dan
Mesir yang bukan hanya ingin
menekuk Hamas tapi membunuh
warga Gaza secara pelan-pelan.
(bsyr)

Israel Gunakan Senjata Mematikan Flechette Shells

zulkinfr

Flechette adalah kata dalam Bahasa
Prancis yang berarti panah baja
kecil dengan ekor vaned, seperti
anak panah, agar terbang stabil
(lihat gambar). Shells adalah
selongsong.
Ketika bom meledak di permukaan,
atau areal terbuka di permukiman,
ribuan panah baja kecil menyembur
dengan kekuatan luar biasa.
Terbang ke segala arah,
menghancurkan semua yang
diterjang, dan membunuh anak-
anak dalam radius sedemikian luas.
Anak panah yang menerpa tembok
tidak ubahnya seperti dipaku
dengan palu kekuatan tinggi. Bisa
dibayangkan jika anak panah itu
mengenai kepala atau tubuh bocah-
bocah Palestina.
Flechette ditemukan warga Gaza
saat serangan di Desa Khuzaa,
sebelah timur Khan Younis, 17 Juli
lalu. Nahla Khalil Najjar, yang
berusia 37 tahun, menderita luka di
dada akibat terpaan flechette.
Militer Israel tidak menyangkal telah
menggunakan senjata ini. Juru
bicara militer Israel mengatakan;
“Israel Defense Force (IDF) hanya
menggunakan senjata yang sah
menurut hukum internasional.”
B’Tselem, organisasi HAM di Israel,
menyebut flechette shell sebagai
senjata anti-personel yang biasanya
ditembakan dari tank. Flechette
yang digunakan Israel adalah logam
sepanjang 37,5 milimeter, yang
terbang sejauh kilometer saat bom
meledak.
Menurut B’Tselem, penggunaan
flechette di Jalur Gaza dilarang.
Jika serangan Israel diarahkan pada
prajurit Hamas dan Brigade Al-
Qassam, seharusnya senjata ini
tidak digunakan. Senjata inilah yang
membuat korban sipil di pihak
Palestina sedemikian banyak.
Mahkamah Agung Israel tahun 2002
mengesahkan senjata ini, karena
efektif melawan pejuang yang
beroperasi di wilayah tertutup
vegetasi.
Banyak tentara di muka bumi ini
menggunakan flechette, terutama
jika melakukan serangan ke
sasaran-sasaran militer sesuai
hukum internasional.
Pertanyaannya, apakah Israel
sedang menyerang pusat-pusat
militer Hamas?
Israel juga digunakan tahun 2001
dan 2002 saat berkonflik dengan
Hizbullah di Lebanon. Saat itu,
Israel hanya bisa membunuh warga
sipil, bukan pejuang Hizbullah.
Saat Operasi Cast Lead tahun 2008
dan 2009, Israel menggunakan
posfor putih dan flecchete. Semula
Tel Aviv tidak mengakui, tapi
belakangan mereka tidak bisa
berbohong ketika sejumlah bukti di
lapangan diperlihatkan.
Penggunakan fosfor putih untuk
menyerang wilayah padat penduduk
adalah kejahatan serius. Israel
kerap mengabaikannya, dan kini
menggunakannya lagi.
Israel kerap melakukan kejahatan
perang, tapi dunia tidak memiliki
kemampuan membawa
pemimpinannya ke pengadilan
internasional karena AS kerap
mendukung pembantaian anak-anak
Palestina. (mkh/knrp)

EKSLUSIVE : KESAKSIAN MURID BINAAN ABDUL AZIZ RANTISI

zulkinofr

“Jika Kamu melihat atap sebuah
bus milik Israel meledak dan
hancur, pastikanlah bahwa yang
melakukannya adalah Al-
Qassam”.
Kalimat itu selalu terngiang di
telinga Abu Muhammad , salah
seorang murid binaan langsung
dari Abdul Aziz Rantisi. Ia
menuturkan, perjuangan Abdul
Aziz Rantisi masih membekas
sekali padanya, karena tak bisa
dipungkiri bahwa terusirnya
Yahudi dari Gaza merupakan
peran besar Rantisi dalam
memotivasi para pejuang kala
itu.
Abu Muhammad menceritakan,
Abdul Aziz Rantisi adalah sosok
yang tak kenal kompromi, dalam
pikirannya hanyalah melawan
Zionis Israel hingga titik darah
penghabisan. Inilah yang
membuat zionis Israel dengan
segala cara mencoba
menghentikan perjuanganya.
Keikhlasan dan ketawadhuanya
tercermin saat ia diminta untuk
menggantikan posisi Shaikh
Ahmad Yasin yang gugur akibat
serangan Zionis Israel. Shaikh
Ahmad Yasin memang seorang
pemimpin karismatik. Dengan
posisinya, Shaikh Yasin
memimpin Hamas, memimpin
Qassam, memimpin semuanya,
disegani semua orang, baik
kawan maupun lawan. Rantisi
merasa tidak pantas memimpin
Hamas, namun dengan tawadhu
dan merasa itu adalah sebuah
amanah, maka ia menerima
dengan sabar.
Menurut Abu Muhammad,
Pertama kali yang difikirkan oleh
Rantisi adalah bagaimana
membangun kembali Hamas
pasca kehilangan Shaikh Yasin,
karena sangat berat kehilangan
seorang pemimpin seperti
Shaikh Yasin. Di sisi lain dia
harus mengkoordinasikan pula
pasukan Brigade Izzudin Al-
Qassam yang sedang
mempersiapkan pembalasan
untuk zionis Israel atas
tindakan biadabnya itu.
Sungguh sebuah beban yang
sangat berat yang harus dia
pikul kala itu. Namun dengan
mohon pertolongan Allah beliau
melakukan segala persiapan,
melakukan konsolidasi dengan
berbagai pihak di internal
Hamas sehingga
membangkitkan dan
menggelorakan kembali
semangat untuk berjihad, serta
tidak larut dalam kesedihan
akibat meninggalnya Shaikh
Ahmad Yasin. Hal inilah yang
membuat Rantisi dipandang
sangat berbahaya oleh zionis
Israel sehingga mereka dengan
segala upayanya berusaha
membunuh Rantisi.
Dulu, kata Abu Muhammad, jika
ada serangan Israel terhadap
Gaza, maka Rantisi akan
mengambil tindakan balasan
seketika dalam waktu maksimal
48 jam. Dalam kurun waktu itu
para pejuang harus
membalasnya dengan segenap
kekuatan. Banyak kenangan
yang teringat oleh Abu
Muhammad dari sosok pejuang
satu ini, setidaknya ada dua
sifat mulia yang tercermin dalam
tingkah laku sang “singa ini”.
Pertama, Rantisi sangat
dihormati di Gaza, ia juga
rendah hati dan menghormati
semua orang dari segala
lapisan, baik Hamas, Fatah,
Jihad Islami ataupun yang
lainnya. Kedua, sebagai dokter
anak, dia sangat jarang
mengambil tarif dari setiap
anak-anak yang berobat
kepadanya. Sangat qanaah,
karena sebagai dokter anak dan
dosen pengajar di IUG (Islamic
University of Gaza), hingga akhir
hayatnya beliau tidak memiliki
rumah pribadi melainkan hanya
ngontrak di sebuah rumah kecil
di bilangan Shaikh Ridwan.
“Bergabung dengan Hamas
sejak usia 17 tahun,
membuatnya ditempa dengan
berbagai situasi. Ketika hampir
semua orang merahasiakan jati
dirinya sebagai anggota hamas,
Rantisi justru tidak gentar
sedikitpun untuk menyatakan
secara terang-terangan bahwa
dia adalah anggota dari
pergerakan perlawanan
tersebut,” kata Abu Muhammad
kepada Miraj Islamic News
Agency di Gaza City.
Menjadi murid Al Rantisi dari
tahun 2000 hingga 2004
menyisakan kenangan tersendiri
dalam diri Abu Muhammad.
Banyak ilmu yang didapat dari
Rantisi. Abdul Aziz Rantisi
adalah orang yang tepat waktu,
sesibuk apapun Abdul Aziz
Rantisi ia akan berusaha
menepati jika ia sudah
mempunyai janji.
Rantisi sangat serius dan
komitmen dalam segala hal,
“saat dia mengajar kita merasa
dia seperti saudara, bahkan
ayah buat kita, menganggap
muridnya semua sama sehingga
tidak pernah membanding-
bandingkan sesama muridnya ”,
tutur Abu Muhammad. Rantisi
meyakini bahwa syahidnya
seseorang adalah tanda
kebangkitan islam, ini sebuah
optimisme dari Abdul Aziz
Rantisi. Ketika semua orang
beranggapan bahwa kematian
merupakan akhir dari segalanya,
namun tidak bagi Rantisi,
tumpahnya darah seorang
Syuhada adalah sebuah
optimisme akan bangkitnya
Islam.
Pertemuan mingguan dengan
Rantisi selalu mengkaji Qur’an,
Hadits dan fiqih. Sesibuk
apapun Rantisi ia selalu hadir
tepat waktu untuk membina
generasi muda kala itu. ‘Singa’
Palestina ini sangat keras
terhadap Israel, bahkan setiap
dia berbicara tentang Israel dia
tidak pernah menyebutkan
Israel, namun mengatakan “apa
yang mereka sebut israel”,
karena dia tidak pernah dan
tidak akan pernah mengakui
Israel. Dalam setiap orasinya
Rantisi selalu mengacungkan AK
(Automatic Klashinkove) 47
sebagai tanda bahwa untuk
merebut masjid Al Aqsha dan
Palestina ke pangkuan muslimin
adalah dengan perlawan, dengan
senjata, bukan dengan negosiasi
atau dengan kompromi. Selain
itu percaya dirinya sangat tinggi,
hanya bergantung kepada Allah
Subhanahu wa Ta’ala semata,
kata Abu Muhammad
menceritakan dengan semangat.
“Kematian tidak pernah maju
ataupun mundur walau sedetik,
dia tidak pernah takut akan
ancaman musuh-musuh Allah,
karena sebagai orang yang
dianggap paling berbahaya,
Israel akan melakukan segala
cara untuk membunuhnya”, kata
Abu.
Meskipun demikian kata Abu,
Abdul Aziz Rantisi adalah orang
yang selalu menolak dikawal
oleh bodyguard. Keberanian
itulah yang membuat Israel
menargetkan Abdul Aziz Rantisi
sebagai orang taget utama yang
harus dibunuh. karena Israel
meyakini jika “Singa Palestina”
ini terbunuh, maka Hamas
sebagai organisasi perlawan
akan berubah. Benar saja dua
tahun setelah meninggalnya
Shaikh Ahmad Yasin dan Abdul
Aziz Rantisi, Hamas bergabung
kedalam dunia perpolitikan dan
ikut serta dalam pemilu
Palestina. padahal dua orang
yang paling menentang keras
masuknya Hamas ke dalam
dunia politik adalah Shaikh
Ahmad Yasin dan Abdul Aziz Al
Rantisi. Mereka meyakini ketika
masuk kedunia perpolitikan
“maka sama saja kita masuk ke
dalam perangkap musuh musuh
Allah”. Rantisi menyadari betul :
“Jika kita bergabung ke dalam
dunia perpolitikan artinya kita
akan duduk bersama dengan
musuh, mengakui keberadaan
musuh, dan kita akan seperti
“sampah” di Palestina ini.
Tanggung jawab kita
mengembalikan Aqsa dan
Palestina ke pangkuan Muslimin,
bukan untuk Palestina saja tapi
untuk MMuhammad, sang murid,
uslimin seluruhnya.”
Hari itu, 25 Shafar 1425 H atau
17 April 2004 M terdengar kabar
bahwa Abdul Aziz Rantisi syahid
akibat ditembak Apatche Israel.
Abu Muhammad yang kala itu
sedang berada di rumahnya, di
Jabaliya. Seketika itu juga Abu
Muhammad, sang murid, berlari
menuju ke bilangan Shaikh
Ridwan yang jauhnya 3 km. Dia
tidak memperdulikan apapun
saat itu, ia hanya ingin
memastikan apa yang terjadi
dengan gurunya. Sampai di
kebilangan Shaikh Ridwan
ternyata tubuh Abdul Aziz yang
penuh luka sudah dibawa ke
Rumah Sakit Syifa, namun
setibanya Abu Muhammad di RS
Syifa, “Sang Singa” Palestina,
telah tiada.
Demikian kisah yang dituturkan
oleh Abu Muhammad secara
langsung kepada wartawan
Mi’raj Islamic News Agency di
Gaza City. Pastinya, Allah lebih
sayang kepada hambanya dan
ingin segera bertemu kepada
hamba-NYA yang selalu
merindukan syahid.
Ada kutipan menarik yang
pernah disampaikan oleh Rantisi
semasa hidup, “by killing or by
cancer, the same thing, we are
all waiting for the last day of
our life, nothing will be change,
if it is by apatche or by cardiac
arrest, I prefer to be by
apatche”.
“Dengan terbunuh atau dengan
penyakit kanker, sama saja, kita
semua sedang menunggu hari
terakhir dalam hidup kita, tidak
akan ada yang berubah, jika itu
dengan apathce atau serangan
jantung, Saya memilih
(terbunuh) dengan Apatche, ”
dan dr. Abdul Aziz Rantisi benar
meninggal dengan dihantam
rudal oleh helikopter jenis
apatche milik zionis Israel. (L/
KJ/P015/IR)
Mi’raj Islamic News Agency
(MINA)