Mengapa Brigade-brigade Jihad di Palestina Tak Pernah Mati

zulkinofr

DI sebuah sudut kota Jalur Gaza
yang hanya menyisakan puing, tiga
orang pemuda dengan laptop dan
ponsel tersusun di depan mereka
duduk bersama, dengan secangkir
the hangat. Mereka tidak pernah
berbicara banyak. Mereka
merupakan anggota Brigade Jihadis
Gaza.
Abu Anas, seorang pria berumur
20-an dengan jenggot yang
dipotong pendek rapi, baru saja tiba
dari medan tempur melawan Israel.
Ia adalah seorang pejuang di Gaza,
berkoordinasi erat dengan Hamas.
Dia adalah lulusan universitas dan
memiliki pekerjaan sebagai
kaligrafer.
“Saya telah ikut dalam semua tiga
perang melawan Israel dalam lima
tahun terakhir, dan saya bersedia
untuk terlibat dalam perang-perang
lainnya,” katanya sambil tersenyum.
Layanan keamanan dalam negeri
Israel, Shin Bet, menganggap kaum
Jihadis Gaza ini merupakan
kelompok sempalan dari Brigade al-
Aqsa, sayap militer Fatah. Baru-
baru ini, Shin Bet mengatakan,
kelompok ini telah mengembangkan
hubungan keuangan dan militer
yang erat dengan Hamas, dan
semakin efektif membesar dari
gerakan Islam yang lebih besar,
berkantor pusat di Gaza.
Pada bulan Januari, Shin Bet
mengumumkan bahwa mereka telah
menggagalkan rencana kelompok
ini untuk menculik warga Israel di
Tepi Barat. Entah benar atau tidak.
Israel dikenal selalu membuat-buat
alasan dan dalih.
Brigade Jihadis ini sudah
mengambil peran aktif dalam
putaran perang yang dikobarkan
Israel. Setidaknya, ada 445 roket,
rudal, dan mortar, yang mereka
tembakkan kepada kaum penjajah di
negerinya.
Ketika ditanya, kapan dia akan
berhenti memerangi Israel,
jawabannya sangat sederhana:
“Kami akan terus mengangkat
senjata sampai Palestina merdeka,”
katanya. “Dari Ras al-Naqoura
[sebuah kota di perbatasan Israel-
Lebanon utara] ke Umm al-
Rashrash [nama Arab untuk kota
Israel selatan Eilat].”
Dan bagaimana dengan Yahudi
Israel yang saat ini tinggal di
daratan Israel? Apakah mereka akan
diterima di negara baru Palestina?
“Itu bukan masalah kami,” kata Abu
Anas. “Mereka bisa pergi …. Orang-
orang Yahudi datang dari Argentina,
dari Eropa, mereka dapat kembali ke
tanah air mereka di sana.”
Abu Anas mengatakan bahwa
semua faksi Palestina—termasuk
Brigade Jihadis—bersatu melawan
Israel. Ia mengatakan bahwa tujuan
dari brigadenya adalah “berperang
di jalan Allah dan untuk
membebaskan semua tanah suci.”
Meskipun gencatan senjata telah
mengakar di Gaza, untuk pria muda
seperti Abu Anas, perang tidak
pernah benar-benar berhenti.
Rumahnya hancur dalam perang,
katanya, dan serangan Israel telah
merenggut nyawa salah satu
sepupunya, “ia seperti saudara bagi
saya.”
Menurut Anas, dalam kondisi
sekarang, semua sayap militer di
Gaza benar-benar bersatu. Bahkan
ketika para pemimpin politik
memiliki tujuan yang berbeda dan
terlibat dalam manuver mereka
sendiri.
Untuk Abu Anas, para diplomat
sangat jauh, sementara rekan
militernya adalah kekuatan yang
selalu ada dalam hidupnya. Dia
dengan senang hati membahas
kemampuan para Brigade Jihadis.
Kelompoknya, kata dia, telah
kehilangan sembilan pejuang dalam
jangka satu bulan ini, dan mungkin
sama sekali tak pernah takut jika
berikutnya adalah gilirannya.
“Dari awal perang, bahkan selama
gencatan senjata, kami tidak
meninggalkan posisi kami, dan kami
tinggal di sana, dan di terowongan
kami, sampai akhir pertempuran ini,”
katanya. “Dan sampai kami meraih
kemenangan.” [sa/Islampos/fp]
Share

One thought on “Mengapa Brigade-brigade Jihad di Palestina Tak Pernah Mati

  1. sy senang sekali dan bangga dengan semangat sungguh2 kepada pasukan izzudin al qasam.karena motivasi melawan penjajah kafir zoinis yg sewena-wena…mereka mencintai mati.rindu pertemuan dgn Allah tuhan semesta alam.semoga tdk disia-siakan amalan mereka..sedangkan kafir zionis mereka takut mati.cinta dunia.materialistis.ahklak bejat.tidak punya tujuan hidup.semoga cepat menemui kehancuranya…,,sikap keras terhadap org kafir&tdk takut mati yg diperankan hamas adalah tidak ada duanya
    ws

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s