Culik Ulama Mesir di Italia, Eks Kacab CIA Minta Ampunan

ulama

23 warga AS dihukum dalam kasus ini, satu-
satunya anggota militer diampuni. Seorang mantan kepala CIA di luar negeri
mengajukan permohonan pengampunan
kepada Presiden Italia setelah divonis dalam
sidang in absentia atas kasus penculikan
seorang ulama Mesir. Robert Seldon Lady dijatuhi hukuman
sembilan tahun penjara atas penculikan dan
penyerahan rahasia Abu Omar di Milan tahun
2003. Dua bulan setelah menjalani masa tahanan
singkat di Panama, Lady menulis
permohonan kepada Presiden Giorgio
Napolitano meminta maaf karena
mengganggu hubungan diplomatik AS-Italia. Persidangannya merupakan yang pertama
dalam kaitan praktik hukum rahasia CIA. “Saya minta pada Anda dan Italia sebuah
permohonan pribadi dan pengampunan
hukum, Lady menulis dalam suratnya yang
disampaikan ke kantor kepresidenan Italia
pada Rabu (11/09). “Saya tidak pernah bermaksud mengecilkan
kedaulatan Italia… bahkan sebaliknya, imbuhnya.
Warga AS berusia 59 tahun itu sempat
ditahan di Panama Juli lalu berdasar sebuah
surat perintah penahanan internasional yang
dirilis setelah vonisnya dijatuhkan. Meski demikian, ia kemudian dilepas
sebelum Italia -yang belum memulai proses
ekstradisi resminya- dapat mengajukan
permintaan pemindahan tahanan resmi. Lady kini diduga sudah kembali ke AS.
Menurut juru bicaranya, Tom Spencer, Lady
tak sadar dia menjadi sasaran penangkapan.culik
Abu Omar ditangkap di Milan, dibawa ke
Jerman dan kemudian ke Mesir. “Bob sudah muak dan bertekad menghadapi
(hukuman) dan menuntaskan masalah ini,”
kata Spencer kepada Kantor Berita Reuters. Dalam suratnya Lady menyebut pula
ampunan yang diberikan Presiden Napolitano
kepada seorang kolonel AU AS, Joseph
Romano, satu-satunya anggota militer AS
yang juga disidangkan dalam kasus yang
sama. “Saya tak mengenakan seragam, tapi (status)
saya juga tentara dalam perang melawan
terrorisme dan saya punya kekebalan,” kata
Lady saat diwawancarai oleh koran Italia, La Stampa, Kamis (12/09).
Indonesia – BBC – Tanpa menceritakan rincian
kasus, Lady mengatakan tindakannya
“didukung oleh pejabat sangat tinggi,” dan
menambahkan langkah itu sudah sesuai
dengan aturan hukum AS, Italia dan hukum
international. “Saya mohon maaf dalam kapasitas Anda
sebagai presiden serta kepada rakyat Italia
karena menciptakan gangguan dalam
kebijakan bilateral Italia dan Amerika.” Lady adalah satu dari 23 warga AS yang
dijatuhi hukuman dalam kasus extraordinary
rendition yakni penangkapan terhadap
seseorang dan pemindahannya secara
rahasia untuk ditahan atau diinterogasi. Abu Omar, juga dikenal dengan nama Hassan
Mustafa Osama Nasr, diculik di jalanan kota
Milan pada Februari 2003 dan kemudian
dibawa ke Jerman melalui pangkalan militer
AS di Italia dan dari sana dibawa ke Mesir. Omar diduga disiksa di Mesir sebelum
akhirnya dibebaskan. Jerman juga
memerintahkan penahanan agen CIA dalam
kasus serupa terhadap warganya.
Detik news

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s