Bekas Pimpinan Milisi Garis Keras Mesir Larang Demonstran Rusak Rumah Ibadah

KAIRO, (PRLM).-Mantan pimpinan tertinggi
milisi garis keras Mesir, Abboud el-Zomor
(62), menyerukan demosntran pro-Mursi
untuk tak melakukan kekerasan. Zomor yang pernah dipenjara selama 30
tahun akibat terlibat dalam pembunuhan
mantan presiden Mesir, Anwar Sadat pada
1981, mengatakan, dulu dirinya memang
mendukung aksi kekerasan melawan polisi,
militer dan kelompok Kristen. Namun, kini diakuinya prinsipnya itu salah. “Saya tegaskan, menyerang tempat ibadah
umat lain adalah hal yang bertentangan
dengan Islam. Juga, perusakan rumah ibadah
mengganggu kerukunan warga,” ujarnya
kepada wartawan saat ditemui di kampung
halamannya di Giza seperti dilaporkan Yahoo News, Jumat (23/8/13). Sementara itu, terkait dengan serangan
demonstran terhadap polisi Mesir, Zomor
yang kini lebih memilih cara damai
ketimbang kekerasan itu, mengatakan
dirinya memahami mengapa sejumlah
pendemo menyerang polisi. “Menurut saya ini adalah reaksi alamiah dari
demonstran yang kesal dengan tindakan
polisi saat menghancurkan kamp-kamp
mereka minggu lalu,” ujar Zomor bekas
anggota kelompok garis keras Gama’a
Islamiyya. (A-133/A-89)***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s