Hari Raya Idul Fitri Di Jalur Gaza

zahid – Rabu, 30 Ramadhan 1434 H / 7
Agustus 2013 18:03 WIB Sejak ditutupnya pintu perlintasan Rafah oleh
pihak militer Mesir pada 4 Juli lalu, kondisi
ekonomi dan kesehatan di Jalur Gaza makin
memburuk. Langkanya bahan kebutuhan pokok yang
biasa di suplai dari Mesir menyebabkan
melambungnya harga bahan-bahan
kebutuhan pokok di Jalur Gaza, kelangkaaan
bahan obat-obatan pun kini melanda wilayah
Jalur Gaza. Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri kali
ini, warga Palestina di Jalur Gaza akan
merayakan lebaran dengan pemboikotan
dari wilayah Mesir. Mainan, permen dan manisan yang biasa di
gemari warga Gaza setiap perayaan hari
raya tidak tampak di toko-toko. Menurut sejumlah pedagang, sejak
penggulingan Prsiden Mursi, pihak militer
Mesir menutup pintu perlintasan Rafah dan
menghancurkan terowongan-terowongan
penyuplai barang dari Mesir yang
menyebabkan kelangkaan barang-barang di Jalur Gaza. Sejak Jalur Gaza Di kontrol pihak Gerakan
Perlawanan Islam (Hamas), pemerintah
Israel memberlakukan blokade dan boikot
ekonomi ke wilayah Jalur Gaza, warga Gaza
menjadi sangat bergantung pada terowongan
bawah tanah yang menghubungkan mereka dengan Mesir yang kini ditutup pihak militer.
(aljazeera/zhd)